Spider-Man : Into The Spider Verse [Review Indonesia]

Everybody knows that the best way to learn is under intense life threatening crisis. - Peter Parker
Selama tahun 2018, kita sudah dipertontonkan film bertema animasi, mulai dari The Incredibles 2 hingga Wrack It Ralph: Ralph Breaks The Internet. Dan dipenghujung tahun 2018 ini pun, kita di tutup dengan film animasi lainya yang tak kalah jauh berkelas dari film-film live action lainnya.

ia adalah SPIDER-MAN: INTO THE SPIDER-VERSE produksi Sony Pictures yang juga bekerja sama dengan Marvel Studio

Peter Parker
sepanjang sejarah per-komik-an Marvel Cinematic Universe, tidak ada yang bisa menggantikan legenda buku komik seperti Peter Parker, tetapi Spider-Man dari produksi Sony Animation ini menggebrak isi kepala para fans Spider-man khususnya dan para fans 'kacangan', bahwa ada banyak Spider-Man di dalam Universe mereka sendiri.

pada film ini, kita tidak akan mengenal Sang Photographer ini sebagai tokoh utama, melainkan kita akan mengenal Spider-Man di Universe lain yang bernama Miles Morales.

Miles Morales

tidak hanya Spider-Man versi Miles Morales, kita pun akan diperkenalkan dengan Spider-Man dari Universe lain seperti:

Spider-Gwen Stacy
Spider-Ham (ini Babi Spider yess)
Spider-Noir (btw, ini Nicolas Cage yang sebagai pengisi suara)
Peni Parker
Review
hmm.. supaya tidak spoiler, saya hanya membahas singkat tentang film ini. Spider-Man: Into The Spider-Verse diperuntukan untuk lebih memperkenalkan karakter-karakter didalam Spider-Man Universe yang pada kebanyakan pada belum tahu.

cerita diangkat dengan pelan tapi pasti, sehingga kita tidak bingung dalam mengenal satu persatu sosok dari masing-masing Spider-Man, jalan cerita yang baik juga berbanding lurus dengan visual ala komik-animation.

well, dengan cerita yang baik, visual yang menjanjikan dengan penuh warna. 

Spider-Man: Into The Spider-Verse akan menjadi pilihan utama saat liburan akhir tahun nanti..

Cheers



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages